Coretan Tangan

Papaku Kembar!! =D


Suatu kebanggaan buatku ketika menyadari bahwa aku mempunyai Papa kembar. Papaku bernama Syahrul Anwar, dan kembarannya bernama Syahril Anwar. Mereka kembar identik.
Konon kabarnya, ketika mereka masih muda, semua orang selalu tertukar karena mereka sangat mirip. Makanya untuk membedakan mana yang Syahrul dan mana yang Syahril, maka Nenek pun membedakan belahan rambutnya. Yang satu ke kiri, yang satu ke kanan.

Banyak cerita lucu perihal kekembaran ini. Dan pastinya jika Anda adalah anak kembar maka akan merasakan hal yang sama.

(more…)


Pa…


Hari ini, jika jiwa dan ragamu masih ada di sini, di sisiku, maka engkau akan berusia 67 tahun atau 66 tahun. Aku tak tahu, karena yang tahu tepat tahun berapa engkau lahir adalah Datuk dan Nenek saja, apakah 1943 ataukah 1944. Berapa pun itu..

Pa, di hari lahirmu ini, aku di tengah kegalauan yang teramat dalam. Aku rindu untuk berkeluh kesah denganmu. Rindu dengan berbagi pengalaman denganmu. Rindu dengan segala nasehat-nasehatmu, walaupun terkadang selalu diawali dengan argumentasi-argumentasi yang cukup sengit.

(more…)


Penat


Aku capek..
Aku letih..
Aku pengen lari..
Aku pengen teriak..
Aku pengen mandi hujan
dan tertawa hingga perutku keram..
Aku pengen semua ini usai..
Itu saja..

 

 

Kamar Mandi, 10 Juli 2010, 1:30 dini hari


My Vertical Horizon


Kali ini, seperti kali-kali yang lain, aku pulang ke rumah hanya disambut oleh anak-anakku. Kali ini pula, seperti kali-kali yang lain, aku tidak lagi bertemu dengannya karena dia sudah berangkat ke peraduan pertamanya. Kali ini lagi, seperti kali-kali yang lain, aku merasa seperti single parent. Dan kali ini sekali lagi, seperti kali-kali yang lain, aku memandangi wajah jagoan dan srikandiku yang sedang tertidur pulas, bergelut dengan mimpi dan melepaskan semua kelelahan yang telah menghinggapi mereka. Wajah-wajah lugu yang sangat aku rindukan setiap saat.

Mungkin dia juga merasakan hal yang sama. Bukan mungkin, tapi pasti.

(more…)


Sekolah Itu…


Tuhan, yang sewaktu itu kusebut sebagai Scriptwriter yang Maha Dasyat, kali ini memberikanku kembali sebuah pelajaran berharga. Ia begitu mengertiku. Memberikanku banyak kesempatan untuk mencoba hal-hal yang kuingin lalui dan memberikan pesan terselubung di balik tangan-tangannya yang menggapaiku melalui kebetulan-kebetulan. Bersyukur aku mengenal Tuhan, walaupun aku bukan seorang yang agamais, tetapi aku sangat percaya kepadaNya dan selalu ingat denganNya melalui cara-caraku sendiri.

SDN 01 Bukik Limbuku

(more…)


Dia Menyebut Dirinya Za!


Hari ini aku melangkahkan kaki keluar rumah sehening mungkin, takut jagoan kecilku tahu pasti dia akan ngekor kemana aku pergi. Hari ini aku harus menyendiri, berkutat dengan folder-folder yang sudah menahun di lemari untuk kembali aku cek dan menyerahkannya kepada yang berwajib.

Tidak ada mimpi buruk yang menyelimuti tidurku tadi malam dan tidak pernah terbayangkan olehku untuk bertemu dia lagi.

Ya, dia! Dia menyebut dirinya Za!

 

 

 

 

 

 

 

(more…)


Fenomena Pilkada Sumbar


Perjalananku menuju Payakumbuh di satu sisi menyenangkan karena ketidaksabaranku untuk memuaskan batinku membenahi sebuah sekolah nun jauh di kecamatan Harau, Kabupaten 50 Kota. Selain itu juga, salah satu upayaku untuk menghindari hiruk pikuk permasalahan hidup yang tak kunjung selesai. Well, that’s life. Problems are like stars that decorate the night sky. Without problems, life would be so flat.

(more…)


sekolahalam minangkabau.. sebuah awal perjalanan


Hening. Malam yang sedang kulalui di Echo Homestay, Harau, dengan kesulitanku untuk tidur. Padahal esok aku sudah berjanji dengan Ibu Yosi untuk mengunjungi sekolah yang sedang dipimpinnya. Malam ini yang ada hanyalah lolongan anjing di luar sana, lengkap dengan gemanya yang tujuh tingkat, seperti ayam kokok tujuah lenggek. Oh My God!! What a spooky night.

Di kesunyian ini, aku kembali mengingat perjalanan hidupku, mulai menorehkannya di atas kertas elektronik sehingga kelak aku tetap ingat semuanya dikala aku sudah mulai kehilangan ingatanku satu per satu, atau jika aku tidak berumur panjang, aku bisa memberikan sedikit pengetahuan tentang diriku kepada anak-anak dan cucu-cucuku nanti bagaimana kehidupan ibu dan neneknya dulu.

Ahhh.. Tuhan adalah scriptwriter yang begitu hebat. Beliau membuat semua skenario hidup kita satu per satu. Begitu hebatnya karena bermiliaran makhluk hidup yang ada di bumi yang harus dipikirkanNya.

Sebagai manusia, aku tidak pernah secara nyata melihat atau tersentuh tangan-tangan Tuhan secara harfiah karena Beliau sudah disibukkan dengan kepentingan seluruh makhluk ciptaanNya. Yang kurasakan, tangan-tangan ajaib Tuhan selalu menyentuhkan melalui berbagai kebetulan-kebetulan.

Dan, Teman, kebetulan itu tidak hanya kurasakan satu kali, tetapi hampir di setiap hari ada kebetulan-kebetulan itu yang datang di kehidupanku.

(more…)


Pendidikan?? Ohhh Noo..!


Ditemani MP3 yang mengalun dari iTunes-ku, angin yang berhembus sepoi-sepoi dari balik jendela di depan meja kerjaku di sekolahalam minangkabau, membuat aku kembali bernostalgila tentang perjalananku hingga hari ini.

Diawali dengan ketidakpercayaanku akan pendidikan di Indonesia sehingga membuatku membuka lagi cita-cita lamaku untuk mendirikan sebuah sekolah seperti sekolah yang pernah aku hinggapi di luar Indonesia. Aku tidak ingin anak-anakku kelak merasakan apa yang dirasakan oleh Ibunya ketika detik-detik kepergiannya ke sekolah dulu: perasaan enggan masuk kelas, sebal dengan pelajaran yang jarang aku mengerti ketika guruku mengajarkannya di depan kelas, malas bangun pagi untuk berangkat ke sekolah, dan lain sebagainya. Well, I’m not a big fan of Indonesian School, just like my father.

(more…)


Aku Menangis Setelah Sekian Lama Tidak


Malam ini kembali aku menitikkan air mata setelah beberapa lama tidak. Kali ini adalah karena aku teringat 7 tahun yang lalu, pada waktu yang sama, adalah kali terakhirku melihat wajahnya yang sedikit kesal karena aku berinisiatif untuk mengantarkannya ke Rumah Sakit. Aku tahu itu bukanlah kehendaknya. Tapi apa mau dikata, Tuhan punya kuasa dan manusia hanya bisa berusaha dan berdo’a. Setelah ia berdo’a begitu kuat dan berusaha semampunya untuk tetap kuat agar dapat menikahkan aku dalam waktu 4 hari ke depan.

Hari itu adalah hari Selasa.

(more…)