Blank


I feel like writing now but I don’t know what to write..

Kepala ini seolah-olah akan meledak bila waktunya tiba. Chaos. Mungkin itu kata yang tepat untuk saat ini. Logika & perasaan saling beradu pendapat mana yang harus didahulukan. Yang ada hanya, Bingung.

Usahaku untuk menulis saat ini untuk menguraikan satu per satu apa yang telah tersimpul dalam satu simpul besar, untungnya belum simpul mati.

Salah satu benang yang tersimpul adalah rasa takut kehilangan, seperti yang telah muncul sebelumnya dan dengan susah payah kulawan. Rasa takut kehilangan para sahabat-sahabatku yang selalu mendukungku selama ini, membantuku selama ini, yang beberapa saat ini kutelantarkan. Rasa takut tidak seimbang. Rasa takut tidak mampu. Rasa takut.. Rasa takut..

Benang yang lain adalah rasa bersalah atas kepergianku beberapa waktu ini, yang menurut egoku adalah sebuah tindakan bijak padahal tidak kurang dan lebih adalah sebuah pelarian dari sesuatu yang tidak jelas, menurutku saat ini.

Utasan benang lain berasal dari prediksi-prediksi yang tak jelas dan tak penting, yang selalu kuhindari tetapi selalu saja muncul. Selalu tak kupedulikan, tetapi selalu terlintas dalam pikiranku. Aarrrgghhh..

Salah satu benang yang diberikan oleh logikaku, tak tahu apakah logika yang bermain benang di sini atau keras kepalaku yang unjuk gigi, bahwa aku dapat melalui ini semua dengan caraku sendiri tanpa harus mendengarkan orang lain. Semakin mendengarkan orang lain, semakin aku pusing tujuh keliling.

Apakah saat ini yang selalu dianjurkan orang banyak untuk menggunakan “intuisi”?

Tambah rumit lagi bongkahan simpul benang ini..

Aku butuh teman untuk berbagi saat ini, tetapi tak tahu siapa. Apa memang aku butuh berbagi atau hanya mencari pembenaran saja?

Ingin teriak, tapi tidak memecahkan masalah.

Dari semuanya yang aku tahu pasti adalah aku harus melalui ini semua dan mulai meluruskannya satu per satu dengan menaruh mukaku di pantatku sehingga aku bisa mendapatkan kebebasan untuk bergerak.

Tuhan, tunjukkan kuasaMu dan jalanMu yang terbaik untukku..

Di rumah, 24 Februari 2010 dini hari 1:08

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s